Barca: Pep Itu Rival, Bukan Musuh

Sandro Rossell dan Josep Guardiola (Mundodeportivo)LONDON - Beberapa hari belakangan, hubungan antara Barcelona dan mantan pelatihnya, Josep ‘Pep’ Guardiola memanas, di mana kedua pihak saling melempar pernyataan bernada menyerang. Namun, presiden Blaugrana. Sandro Rossell kini mulai meredam situasi dengan mengatakan bahwa ucapannya kepada Guardiola -yang berhubungan dengan penyakit Tito Vilanova- tidaklah benar.

Memanasnya hubungan di antara kedua belah pihak dimulai ketika beberapa media Spanyol menuliskan bahwa semasa tinggal di New York, Pep tak pernah mengunjungi pelatih Barca Tito Vilanova yang saat itu menjalani masa pemulihan dari penyakitnya. Beredar kabar bahwa hal tersebut mengemuka setelah mendapat pengaruh dari Rossell.

Mengetahui hal tersebut, Pep pun berang. Pelatih yang kini menukangi Bayern Munich itu meminta Barcelona tak lagi mengganggu dirinya yang akan mengarungi musim 2013/14 bersama Die Roten. Ia juga menuding Vilanova sengaja menggunakan penyakit Vilanova sebagai senjata untuk menyudutkan dirinya.

“Kami tak akan pernah menggunakan kesehatan Tito atau siapa pun untuk sesuatu lainnya. Apa yang ingin kembali saya katakan adalah bahwa kami harus berpikir hal-hal baik tentangnya, berterima kasih padanya, dan yakin bahwa kami semua adalah fans Guardiola selamanya,” ujar Rossel kepada Catalunya TV, seperti dilansir Goal, Selasa (16/7/2013).

“(Kini), Pep adalah seorang rival, bukan musuh. Saya tak merasa kalau Guardiola akan maju untuk (pemilihan) presiden, tapi jika ternyata memang begitu, saya akan senang. Kami berbicara akhir pekan lalu, tapi demi privasi, saya tak akan mengatakan apa yang kami bicarakan. Sebelumnya, satu-satunya kontak adalah memberi selamat saat dia menjadi pelath Bayern,” sambungnya.

Pep sendiri sebenarnya pergi dari Camp Nou dengan cara baik-baik. Bagaimana tidak, empat tahun menjadi arsitek Blaugrana, pelatih berusia 42 tahun itu menorehkan prestasi yang sukar untuk diulangi oleh pelatih manapun. Bersamanya, total Barca meraih 14 trofi, di antaranya adalah dua tiga trofi La Liga, dua Copa del Rey, dan dua Liga Champions.

Jangan bilang kamu suka atau hobi dengan olahraga Sepak Bola sebelum kamu adu kemampuan kamu untuk memprediksi hasil dan skor pertandingan sepak bola. Ayo jangan berfikir panjang untuk gabung di http://www.finalbet88.asia, ada hadiah yang berlipat ganda yang bisa anda dapatkan sekarang juga.

Hazard: Torres Pemain Paling Dikritik Sedunia

Meski terus menerus menuai kritik akibat penampilannya bersama Chelsea, kali ini Fernando Torres mendapat pujian dari rekan setimnya, Eden Hazard.

Mencetak satu gol kala The Blues melawan Rubin Kazan pada second legLiga Europa dini hari tadi, Torres berhasil mengantarkan timnya lolos ke semifinal. Meski dalam pertandingan tersebut kalah 2-3, The Blues unggul agregat gol 5-4 dan berhak melaju ke babak selanjutnya.

Menurut Hazard, Torres pantas mendapatkan apa yang telah ia lakukan untuk bangkit dan kembali mencetak gol. Selama ini, Torres selalu berusaha untuk menjawab kritikan yang dialamatkan kepadanya dan kesempatan itu datang di pertandingan dini hari tadi.

"Saya yakin Torres adalah pemain yang banyak mendapat kritik di dunia. Dia telah kehilangan kesempatan seperti pemain lain," Ujarnya.

"Dia selalu berusaha di sini dan mencetak gol. Hal itu benar-benar mengesankan," Pungkasnya.

Xavi: Gelar Bersama Barca Lebih Dari Sekedar Mimpi


Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez mengaku tidak pernah bermimpi sebelumnya atas keberhasilannya merengkuh banyak gelar bersama Blaugrana.

Midfielder veteran tersebut telah mengoleksi banyak titel bersama raksasa Spanyol tersebut. Yakni enam gelar juara liga, dua gelar juara Copa del Rey, dan tiga gelar Liga Champions.

Pemain 33 tahun tersebut juga mengakui bahwa perjalanan karir nya sejauh ini, telah melampaui semua mimpi yang dimilikinya. Bahkan mimpi terliarnya sekalipun.

"Kenyataan lebih baik dari mimpi saya. Anda bermimpi memenangkan Liga dan Liga Champions, dan kami mendapatkan tiga gelar Liga Champions dan enam gelar juara Liga," Kata Xavi kepada Barca Magazine.

"Anda tidak benar-benar menyadarinya, karena anda adalah bagian dari rutinitas, bagian dari pekerjaan sehari-hari," Pungkasnya.

Mancini Akui City Adalah Tim Tak Seimbang


Manajer Manchester City, Roberto Mancini mengungkapkan bahwa skuadnya tidak akan sanggup tampil baik, tanpa kehadiran sejumlah pemain kunci.

Sejak awal musim 2012/13 digelar, The Citizens memang kerap bermasalah dengan absennya sejumlah pemain akibat cedera. Hal itu seakan menjadi penyebab hilangnya beberapa poin City, dan menciptakan jarak yang cukup jauh dengan Manchester United di puncak klasemen saat ini.

Hal itu ia ungkapkan, usai tim besutannya sukses memenangi laga derby Manchester di Old Trafford dini hari tadi, dengan skor 2-1. Kedalaman skuad komplitnya kali ini sanggup meredam dominasi Setan Merah di pertandingan.

Kemenangan itu dianggap layak oleh Mancini, karena ia menilai timnya memainkan sepakbola yang lebih baik. Namun ia juga tampak cukup menyayangkan absennya sejumlah pemain musim ini.

"Musim ini kami bermasalah dengan cederanya sejumlah pemain penting, seperti Sergio Aguero, Vincent Kompany. Yaya Toure juga sempat berlaga di Piala Afrika. Kami bukanlah tim yang bisa kehilangan tiga atau empat pilar seperti ini," tutur manajer asal Italia itu.

"Namun kami layak menang, karena kami bermain lebih baik. Kami memainkan sepakbola yang lebih baik."

Berkat kemenangan tersebut, City saat ini berhasil memangkas jarak dengan United di puncak klasemen Premier League, menjadi hanya 12 poin.

Lampard Yakin Chelsea Juara EPL Musim Depan


Gelandang gaek The Blues, Frank Lampard merasa optimis timnya bakal menjuarai Premier League pada musim depan. Namun ia tetap menjadikan Manchester United dan Manchester City sebagai pesaing terberat.

Super Frankie resmi memperpanjang kontraknya bersama Chelsea. Pemain berusia 34 tahun itu mendapatkan kontrak baru berdurasi satu tahun. Hal ini sekaligus menepis rumor kepergian Lampard pada Juli mendatang dan ia juga berpotensi mengakhiri karir profesionalnya di Stamford Bridge.

Lampard yang tengah berada dalam antusiasme tinggi, menilai bahwa The Blues berpeluang merengkuh titel Liga Inggris pada musim depan. Menurutnya, revitalisasi perlu dilakukan guna mencapai target yang diinginkan.

"Chelsea bisa jauh lebih baik lagi pada musim depan. Namun, patut diketahui bahwa United dan City adalah pesaing terberat kami. tentunya, laju kompetisi musim depan akan menarik dan sulit," ujar Lampard seperti dilansir Espn.

"Tetapi saya yakin Chelsea bisa melampaui rintangan tersebut, dan revitalisasi wajib dilakukan. Titel Premier League adalah prioritas kami pada musim depan," tandasnya

Mancini: Kondisi Silva Meragukan Jelang Kontra Chelsea


Manajer Manchester City, Roberto Mancini meragukan kondisi David Silva untuk tampil di semifinal Piala FA kontra Chelsea, menyusul cedera yang dialami playmaker Spanyol.

Cedera tersebut didapatkan Silva, kala dirinya bermain membela The Citizens di laga derby Manchester dini hari tadi. Usai membantu serangan City pada pertandingan di Old Trafford, pemain 27 tahun itu mengalami masalah hamstring.

Proses perawatan Silva sendiri sempat menjadi sumber keributan, setelah para pemain Setan Merah menganggap eks pemain Valencia itu mengulur-ulur waktu. Situasi menjadi panas, karena tuan rumah sedang tertinggal 1-2.

Usai pertandingan, Mancini menjelaskan kondisi cedera Silva. Kendati mengaku tidak terjadi sesuatu yang serius, namun manajer asal Italia itu memperkirakan Silva bakal absen di laga semifinal Piala FA.

"Cedera Silva mungkin memang tak terlalu buruk, namun saya tidak berpikir ia bakal siap turun, di laga kontra Chelsea," tutur Mancini.

Sementara itu, berkat kemenangan 2-1 pada derby Manchester dini hari tadi, City saat ini sukses memangkas selisih poin dari Manchester United di puncak klasemen Premier League, menjadi hanya 12 poin, setelah sebelumnya 15 poin.

Malaga Bantah Restui Pellegrini Gabung City


Media Spanyol sempat memberitakan bahwa Malaga telah menyetujui kepergian Manuel Pellegrini untuk menuju Manchester City.

Kini pihak klub yang bermarkas di La Rosaleda tersebut angkat bicara. Para petinggi Malaga membantah keras kabar tersebut. Kepergian sang entrenador belum direstui.

"Kami tidak memberi otoritas pada Pellegrini untuk meninggalkan klub," kata salah satu juru bicara Malaga kepada AFP.

"Musim ini belum selesai dan kami masih terus berjuang untuk lolos ke Liga Europa. Oleh karena itu ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan hal ini," tambah sang jubir.